Disinilah awal dari
hidupuku saat orang orang tak berfikir
siapa diriku anak desa anak katrok kuper kurang keluar rumah.diawali dari
keinginan ku jadi orang yang yang benar
benar orang mungkin keinginanku aneh tetapi itulah yang selama ini aku pikirkan
dan angan angankan. Nama ku dulu momon
sebutan orang yang paling tidak aku suka
momon adalah salah satu tokoh di televisi yang mempunyai ciri-ciri gendut pendek dan bodoh. Diriku
seakan orang yang tak berguna Cuma jadi olok olok an saja. Hari itu hari jum’at
diriku mencoba keluar rumah dolan kerumah tetangga ada tetangga ku yang
takpernah mengolok ngolokkan aku sebut
aja painem dia begitu memahami perasaanku mungkin karna dia tidak punya anak laki-laki jadi merasa pengen
mempunyai anak laki-laki jadi kasih sayangnya di salurkan ke pada aku. Diriku
yang merasakan memiliki rumah kedua setelah rumahku sendiri aku mulai merasa di
anggap jadi orang namun diluar situ diriku masih di kucilkan walau aku terus
berusaha ingin jadi orang aku juga belum jadi orang. Singkat kata singkat
cerita usiaku makin bertambah bangku sd aku lewati di sd pun orang orang masih
menganggap diriku orang yang gak berguna
suatu ketika saat di smp salah seorang dari tetanggaku menjadi anggota osis. Aku ikut bangga akan
prestasi tetanggaku itu ikut sengan
akupun juga merasa ingi menjadi anggota osis akan tetapi diriku tidak terpilih aku
juga menyadari aku tidak punya bakat dalam hal itu pengalaman tak ada pengajaran tentang itu juga tak ada. Hidupku
terus aku jalani dengan terus berusaha
setelah naik ke kelas 2 smp taktau kenapa tak aku duga diriku dipanggail
oleh anggota osis untuk ikut
seleksi jadi anggota osis perasaanku
cukup senang dengan pemanggilan itu. Singkat kata singkat cerita diriku bisa masuk dalam organisasi itu akupun
tak tau apa-apa karna pengalaman tak ada terus sering dengan temen-temenku yang
osis semakin terbiasa dengan kegiatan-kegiatann yang ada di dalam organisasi
tersebut.
Waktupun
berjalan terus bangku sma akirnya aku
duduki ada pengalaman sedikit tentang
organisasi diriku memberanikan diri
untuk daftar dalam organisasi intra sekolah di SMAku suatu kesempatan yang tak aku lewatkan
walaupun nantinya belum tentu diriku
akan bisa masuk dalam oganisasi itu seleksi pun diadakan kucoba dengan sebisa
aku. Intrviu dilaksanakan ada pertanyaan “kenapa kamu mau ikut organisasi ini?”
Hal yang tidak aku lupakan keinginanku untuk jadi orang yang benar benar orang
yang tidak dikucilkan dalam masyarakat aku menjawab “ bahwa keinginanku agar
nantinya dapat bermasyarakat setelah
keluar dari organisasi ini”. Waktu berlanjut pengumuman di tempel dan
nama ku ada dalam daftar anggaota baru osis
sopasti rasa senang pun ada
bangga dikitlah tp tidak sombong karna kesombongan hanya milik tuhan
bukan milikku. Semakin lama semakin kurasakan dalam lingkungan ku mulai
menerima aku walaupun sebagian orang juga
masih mengolok-ngolok dan
mengucilkan diriku. Ku lanjutkan jalan hidupku berbagai kegiatan mulai
menyibukkan diriku tawaran untuk menjadi
angota DKA munjul akan tetapi diriku
merasa belum mampu untuk mengikuti beberapa organisasi satu organisasi saja
masih keteteran apa lagi dua makin tak bisa aku bayangkan. Kuputuskan untuk
tidak ikut dalam anggota DKA itu alasan pertam alasan kedua orang tua takut
kalau dalam hal akademi akan kalah dengan organisasi. Karna selama ini dibidang
akademi diriku juga tak terlalu mennojol malah serang tertinggal. Dalam
organisasi diriku termasuk aktif kupikir buat apa masuk organisasi akan tetepi
hanya numpang nama itu bukan lah prinsipku. Karna jika setengah setangah
hasilnya pun juga setengah dimaka gah enak di buang jg kasain memang dalam organisasi dituntut loyalitasnya
dengan organisasi bisa korban waktu tenaga
dan biaya tp itu semua akan terbayar juka kita mendapatkan hasilnya dengan bisa
terjun dalam masyarakat. Ya itulah sepenggal crita hdari hidupku dan keinginanku masih banyak lagi aku juga belum jadi orang beneran. Jalan
hidup ku masih panjan diriku masih harus
terus belajar belajar dalam sekolah dalam organisasi dan tidak lupa belajar
agama agatr nanti diriku bisa meraih impian di dunia dan juga impian ku di alam
setelah diriku tak ada di dunia. KATAKAN
BAHWA HIDUP BUKAN UNTUK DI TRIM TAPI HIDUP
UNTUK DI PERJAANGKAN.

Comments
Post a Comment