Skip to main content

cerpen inspiratif


Disinilah awal dari hidupuku saat orang orang tak  berfikir siapa diriku anak desa anak katrok kuper kurang keluar rumah.diawali dari keinginan ku jadi orang yang  yang benar benar orang mungkin keinginanku aneh tetapi itulah yang selama ini aku pikirkan dan angan angankan. Nama ku dulu momon  sebutan orang yang paling tidak aku suka  momon adalah salah satu tokoh di televisi yang mempunyai  ciri-ciri gendut pendek dan bodoh. Diriku seakan orang yang tak berguna Cuma jadi olok olok an saja. Hari itu hari jum’at diriku mencoba keluar rumah dolan kerumah tetangga ada tetangga ku yang takpernah  mengolok ngolokkan aku sebut aja painem dia begitu memahami perasaanku mungkin karna dia  tidak punya anak laki-laki jadi merasa pengen mempunyai anak laki-laki jadi kasih sayangnya di salurkan ke pada aku. Diriku yang merasakan memiliki rumah kedua setelah rumahku sendiri aku mulai merasa di anggap jadi orang namun diluar situ diriku masih di kucilkan walau aku terus berusaha ingin jadi orang aku juga belum jadi orang. Singkat kata singkat cerita usiaku makin bertambah bangku sd aku lewati di sd pun orang orang masih menganggap diriku orang yang gak berguna  suatu ketika saat di smp salah seorang dari tetanggaku menjadi  anggota osis. Aku ikut bangga akan prestasi  tetanggaku itu ikut sengan akupun juga merasa ingi menjadi anggota osis akan tetapi diriku tidak terpilih aku juga menyadari aku tidak punya bakat dalam hal itu pengalaman tak ada  pengajaran tentang itu juga tak ada. Hidupku terus aku jalani dengan terus berusaha  setelah naik ke kelas 2 smp taktau kenapa tak aku duga diriku dipanggail oleh anggota osis  untuk ikut seleksi  jadi anggota osis perasaanku cukup senang dengan pemanggilan itu. Singkat kata singkat cerita  diriku bisa masuk dalam organisasi itu akupun tak tau apa-apa karna pengalaman tak ada terus sering dengan temen-temenku yang osis semakin terbiasa dengan kegiatan-kegiatann yang ada di dalam organisasi tersebut.           
Waktupun berjalan terus bangku sma akirnya  aku duduki  ada pengalaman sedikit tentang organisasi  diriku memberanikan diri untuk daftar dalam organisasi intra sekolah di SMAku   suatu kesempatan yang tak aku lewatkan walaupun nantinya  belum tentu diriku akan bisa masuk dalam oganisasi itu seleksi pun diadakan kucoba dengan sebisa aku. Intrviu dilaksanakan ada pertanyaan “kenapa kamu mau ikut organisasi ini?” Hal yang tidak aku lupakan keinginanku untuk jadi orang yang benar benar orang yang tidak dikucilkan dalam masyarakat aku menjawab “ bahwa keinginanku agar nantinya dapat  bermasyarakat  setelah  keluar dari organisasi ini”. Waktu berlanjut pengumuman di tempel dan nama ku ada dalam daftar anggaota baru osis  sopasti rasa senang pun ada  bangga dikitlah tp tidak sombong karna kesombongan hanya milik tuhan bukan milikku. Semakin lama semakin kurasakan dalam lingkungan ku mulai menerima aku walaupun sebagian orang juga  masih  mengolok-ngolok dan mengucilkan diriku. Ku lanjutkan jalan hidupku berbagai kegiatan mulai menyibukkan  diriku tawaran untuk menjadi angota DKA  munjul akan tetapi diriku merasa belum mampu untuk mengikuti beberapa organisasi satu organisasi saja masih keteteran apa lagi dua makin tak bisa aku bayangkan. Kuputuskan untuk tidak ikut dalam anggota DKA itu alasan pertam alasan kedua orang tua takut kalau dalam hal akademi akan kalah dengan organisasi. Karna selama ini dibidang akademi diriku juga tak terlalu mennojol malah serang tertinggal. Dalam organisasi diriku termasuk aktif kupikir buat apa masuk organisasi akan tetepi hanya numpang nama itu bukan lah prinsipku. Karna jika setengah setangah hasilnya pun juga setengah dimaka gah enak di buang jg kasain  memang dalam organisasi dituntut loyalitasnya dengan organisasi bisa  korban waktu tenaga dan biaya tp itu semua akan terbayar juka kita mendapatkan hasilnya dengan bisa terjun dalam masyarakat. Ya itulah sepenggal crita hdari hidupku  dan keinginanku masih banyak lagi  aku juga belum jadi orang beneran. Jalan hidup ku masih panjan  diriku masih harus terus belajar belajar dalam sekolah dalam organisasi dan tidak lupa belajar agama agatr nanti diriku bisa meraih impian di dunia dan juga impian ku di alam setelah diriku tak ada  di dunia. KATAKAN BAHWA HIDUP BUKAN UNTUK DI TRIM TAPI HIDUP  UNTUK DI PERJAANGKAN.





Comments

Popular posts from this blog

Sekolah Gratis

assalamualaikum kawan kawan ini ada tawaran untuk sekolah geratis silahkan bisa hubungi kami di @RumahSatuHati RumahSatuHati Adalah suatu wadah untuk mengabidak diri di dunia sosial. Kami sampai sekarang sudah memberikan bantuan kepada sekitar 25 fakir miskin salah satunya  berupa beasiswa kepada siswa SMA yang memiliki prestasi yang bagus.

Tipe Tipe Remaja

Berikut ini beberapa tipe atau gaya remaja dalam mengekspresikan dirinya : a. si preman Remaja yang kalau berbicara seperti remaja yang “kasar” dan “terlalu terus terang” ditambah dengan mimik wajah seorang pemrotes. Memang agak sukar mengubah kebiasaannya, tetapi orang tua terus mengingatkan bahwa cara bicaranya bisa disalahartikan orang lain. Tentunya orang tua tentunya terus memotivasi remaja untuk bicara “lebih manis”. b. si pendiam Ada remaja yang pendiam, tidak pernah mengeluh atau protes dalam menghadapi situasi apapun. Remaja ini cenderung pasif dan diam dalam kesehariannya. Orang tua harus peka sehingga bisa menangkap kegalauan anaknya hanya dengan tanda2 yang kecil dan hampir tidak tampak. c. si kreatif Cara berpikirnya sedikit berbeda, dan orang lain cenderung melihatnya sebagai remaja yang ”melanggar” kebiasaan, suka bereksperimen dan antusias pada hal yang tidak biasa. Terkadang muncul dalam gaya bahasanya yang berandai-andai. d. si cerewet Remaja yang sangat mem...