Skip to main content

Tipe Tipe Remaja

Berikut ini beberapa tipe atau gaya remaja dalam mengekspresikan dirinya :
a. si preman
Remaja yang kalau berbicara seperti remaja yang “kasar” dan “terlalu terus terang” ditambah dengan mimik wajah seorang pemrotes. Memang agak sukar mengubah kebiasaannya, tetapi orang tua terus mengingatkan bahwa cara bicaranya bisa disalahartikan orang lain. Tentunya orang tua tentunya terus memotivasi remaja untuk bicara “lebih manis”.
b. si pendiam
Ada remaja yang pendiam, tidak pernah mengeluh atau protes dalam menghadapi situasi apapun. Remaja ini cenderung pasif dan diam dalam kesehariannya.
Orang tua harus peka sehingga bisa menangkap kegalauan anaknya hanya dengan tanda2 yang kecil dan hampir tidak tampak.
c. si kreatif
Cara berpikirnya sedikit berbeda, dan orang lain cenderung melihatnya sebagai remaja yang ”melanggar” kebiasaan, suka bereksperimen dan antusias pada hal yang tidak biasa. Terkadang muncul dalam gaya bahasanya yang berandai-andai.
d. si cerewet
Remaja yang sangat memperhatikan hal2 kecil, apa saja dan perhatiannya sangat cepat teralih dari apa yang dilihat, didengar atau dipikirkan dan tanpa piker panjang ia mengatakannya.
e. si pengeluh
Remaja ini selalu mengeluh, mengomel dan menyampaikan sesuatu dengan emosi yang tinggi. Hidup ini baginya serba sukar, serba penuh hambatan dan hampir semua orang tidak bisa benar2 memuaskan hatinya.
f. si plin-plan dan si jail
Ada remaja yang terlalu memperhatikan reaksi orang lain. Ia bertindak bukan karena dirinya tetapi untuk melihat reaksi menyenangkan atau membuat kesal orang lain.
Si plin-plan selalu berusaha menyenangkan orang lain. Biasanya merasa kurang percaya diri dan berusaha untuk menyenangkan orang lain adalah motivasi terbesarnya.
Sebaliknya si jail ia bisa “tega” membiarkan orang lain dalam keadaan “tidak nyaman” bahkan ia akan menertawakannya. Bagi anak ini, mengamati bagaimana orang lain bereaksi sebgai akibat tingkah lakunya adalah hal yang menarik dan menadimotif utama dari segala tindakannya.
g. si penakut
Remaja ini sukar sekali untuk dapat bergabung dengan teman2 seusianya. Berbeda dengan remaja yang pasif, remaja ini selalu berada dalam kecemasan dan ketakutan yang terpancar dari ekspresinya.
Orang tua harus menerima dirinya yang “pemalu” dan tidak memaksakan untuk “menonjolkan diri” sudah merupakan langkah yang sangat berarti baginya untuk memupuk rasa percaya dirinya.
Setelah mengetahui bagaimana tipe remaja dalam mengekspersikan dirinya, orang tua sebaiknya mempersiapkan diri untuk mengenal lebih jauh dalam membimbing anaknya saat masa remaja.
Pertama, kenali mereka lebih dekat yaitu informasi mengenai remaja dan perubahan2 yang terjadi di dalam dirinya.
Kedua, kenali perubahan fisik pada remaja dan dampaknya terhadap diri anak.
Ketiga, kenali perubahan emosi remaja dan caranya mencari perhatian orang tua serta reaksi emosinya dalam menghadapi masalah.
Keempat, menciptakan hubungan komunikasi yang hangat, membentuk kebiasaan2 yang positif, memberlakukan aturan dalam keluarga, menyikapi “kesalahan” anak, “mengambil hati” anak dan “mencuri perhatian” anak.
Kelima, kenali perubahan lingkungan misalnya peran gender serta rasa keadilan antara pria dan wanita; teman dan permasalahannya; naksir, ditaksir dan pacaran.
Keenam, masalah2 seksualitas, kelainan seksual dan pengaruh buruk yagn ada di masyarakat.
Tidak hanya remaja yang belajar menghadapi kehidupananya yang “baru” tetapi orang tua juga perlu banyak belajar menghadapi perubahan2 dan menemukan cara terbaik untuk menghadapinya.

Comments

Popular posts from this blog

cerpen inspiratif

Disinilah awal dari hidupuku saat orang orang tak  berfikir siapa diriku anak desa anak katrok kuper kurang keluar rumah.diawali dari keinginan ku jadi orang yang  yang benar benar orang mungkin keinginanku aneh tetapi itulah yang selama ini aku pikirkan dan angan angankan. Nama ku dulu momon  sebutan orang yang paling tidak aku suka  momon adalah salah satu tokoh di televisi yang mempunyai  ciri-ciri gendut pendek dan bodoh. Diriku seakan orang yang tak berguna Cuma jadi olok olok an saja. Hari itu hari jum’at diriku mencoba keluar rumah dolan kerumah tetangga ada tetangga ku yang takpernah  mengolok ngolokkan aku sebut aja painem dia begitu memahami perasaanku mungkin karna dia  tidak punya anak laki-laki jadi merasa pengen mempunyai anak laki-laki jadi kasih sayangnya di salurkan ke pada aku. Diriku yang merasakan memiliki rumah kedua setelah rumahku sendiri aku mulai merasa di anggap jadi orang namun diluar situ diriku masih di kucilkan walau...

Sekolah Gratis

assalamualaikum kawan kawan ini ada tawaran untuk sekolah geratis silahkan bisa hubungi kami di @RumahSatuHati RumahSatuHati Adalah suatu wadah untuk mengabidak diri di dunia sosial. Kami sampai sekarang sudah memberikan bantuan kepada sekitar 25 fakir miskin salah satunya  berupa beasiswa kepada siswa SMA yang memiliki prestasi yang bagus.